Sponsors

Senin, 26 November 2012

White Crater Ciwidey

So far we only know the object of eco-tourism in the North London area as Tangkuban Perahu and Sari Ater Hot Spring water, but it was there in South London natural attractions are no less interesting with the North Bandung, one of which is Kawah Putih.
To achieve white crater Ciwidey after exit door Toll Kopo Soreang, dipertigaan directly to the right direction and we just follow the directions wrote as far as 30 km or more than two hours due to travel quite a bit tersedat which passes Kopo markets and a rising number of public transport and drop off passengers . So the streets can only be passed by a narrow two cars. In addition it is not far from there Kopo market Soreang Bus Terminal which is not only full of four-wheeled vehicles such as buses and public transport, but also by other traditional vehicles such as a carriage hung on the side of the road.
After passing both the critical points of this jam, finally began to climb and travel on the left and the way we can enjoy the view as gardens that sells strawberry picking himself planted in the rice-sized bag that hung down Stawberry growing and increasingly curious to pick it. Not just any strawberry but we can also see the plant leeks and cauliflower are grown in the same medium with strawberry.
For those who want to spend the night in the area and want to enjoy the atmosphere Ciwidey White crater in the morning, do not worry, because along the way a lot of accommodation from five-star to pendudukpun house can be rented. Signposts made of concrete a gate is visible from a distance, seen some children of narcissistic kejahuan begin with take pictures in the concrete slabs with different styles, and I will not want to miss to participate mengabadikam himself shortly before entering the entrance gate to purchase tickets.
The admission price per person Rp. 15.000, - and four-wheel vehicles to park more than Rp. 150.000, - And for those who want a little cheaper, we can park the car dipelataran reserved parking in the area to eat and drink. And continue to climb to reach the location of white crater within five kilo meters up the car chartered by buying tickets canal Rp. 22.000, - for a normal day and Rp. 25.000, - for the weekend.
A 5 Km pursued with extreme caution and slow, given the width of the road is only 3 M for two-way and uphill. Information boards as a reminder to use the gear for driving a vehicle and when passed by another car, the vehicle slowed down and gave space to be impassable to vehicles.
Because white crater is in Patuha, it encountered along the way many big and tall trees, so we walked like he was splitting the wilderness.
Four-wheel vehicle I was riding eventually stop at a parking area that is above. Before we proceed by foot it's good to come to a public restroom to freshen the face and those who want to pray there is a small mosque there.
Keep in mind this white crater area vendors and hawkers peddling food forbidden for food in this area, because it was feared would contaminate the area with litter type. And for those who do not forget to bring a mask because the smell of sulfur menyegat, it is better to buy a mask there are priced at Rp. 5.000, - apiece.
Down the stairs step by step to reach the crater subhanallah white and very beautiful indeed. It is said that this white crater Kawah Putih are top Patuha, West Java, which is a stratovolcano volcano with an elevation of 2.434m above sea level. White crater is a crater Patuha located in the northeast (SE), in addition to dry craters that are higher in the southwest (NW). White crater is more like a shallow lake with greenish white water.
White Crater Lake has its own characteristics and uniqueness. The water in the crater lake may change color, sometimes colored bluish green apples when the scorching sun and the weather was bright, sometimes too creamy brown. Most often seen white water thick with fog on the surface of the crater. In addition to the surface of the crater is white, sand and rocks around it was predominantly white, therefore it is called White crater crater

Because the content of sulfur in the crater lake is very high, the Dutch had built during the reign of sulfur factory as Zwavel Ontgining 'Kawah Putih'. Then during the Japanese, the business was continued under the name White crater Kenzanka Gokoya Ciwidey directly under the control of the Japanese military.
Little information to enjoy these attractions recommended no more than fifteen minutes, because it will make the nausea, dizziness, causing dry mouth and throat.

Wisata Alam Kawah Putih

Selama ini kita hanya mengenal obyek Wisata alam di daerah Bandung Utara seperti Gunung Tangkuban Parahu dan Sari Ater Hot Spring water, tetapi ternyata di Bandung Selatan pun ada obyek wisata alam yang tidak kalah menariknya dengan Bandung Utara , salah satunya yaitu Kawah Putih.

Untuk mencapai kawah putih Ciwidey setelah keluar dari pintu Tol Kopo Soreang, dipertigaan langsung menuju ke arah kanan dan kita hanya mengikuti arah aja sejauh 30 Km atau kurang lebih dua jam karena perjalanan agak sedikit tersedat dimana melewati pasar Kopo dan banyaknya angkot yang menaik dan menurunkan penumpang. Sehingga jalanan yang hanya bisa dilalui oleh dua mobil sempit. Selain itu tidak berapa jauh dari pasar Kopo terdapat Terminal Bis Soreang yang tidak saja dipenuhi oleh kendaraan beroda empat seperti bis dan angkot, tetapi juga oleh kendaraan tradisionil lainnya seperti andong yang mangkal di sisi badan jalan.

Setelah melewati kedua titik rawan macet ini, akhirnya perjalanan mulai menanjak dan disisi kiri dan jalan kita dapat menikmati pemandangan seperti kebun-kebun yang menjual strawberry petik sendiri yang ditanam di dalam karung berukuran beras sehingga Stawberry yang tumbuh menjuntai kebawah dan semakin penasaran untuk memetiknya. Bukan hanya strawberry saja tetapi kita juga bisa menemui tanaman daun bawang dan bunga kol yang ditanam di dalam media yang sama dengan strawberry.

Bagi yang ingin menghabiskan malam di daerah Ciwidey dan ingin menikmati suasana kawah Putih di pagi hari , tidak usah khawatir, karena sepanjang perjalanan banyak sekali penginapan dari hotel berbintang sampai rumah pendudukpun dapat disewa. Papan penunjuk arah yang terbuat dari beton berupa gapura sudah nampak dari jauh, terlihat beberapa anak-anak dari kejahuan mulai narsis dengan berfoto-foto di papan beton tersebut dengan berbagai gaya, dan akupun tidak mau ingin ketinggalan untuk ikut mengabadikam diri sesaat sebelum memasuki gerbang masuk untuk membeli tiket.

Harga tiket masuk Per orang Rp. 15.000,- dan kendaraan roda empat untuk parkir diatas Rp. 150.000,- Dan bagi yang ingin sedikit murah, kita dapat memarkirkan mobil dipelataran parkir yang disediakan di area makan dan minum . Serta melanjutkan naik untuk mencapai lokasi kawah putih yang berjarak lima kilo meter dengan menaiki mobil carteran dengan membeli karcis terusan Rp. 22.000,- untuk hari normal dan Rp. 25.000,- untuk weekend.

Perjalanan 5 Km ditempuh dengan sangat hati-hati dan lambat, mengingat lebar jalan hanya 3 M untuk dua arah dan menanjak. Papan Informasi sebagai pengingat untuk menggunakan gigi satu selama mengendarai kendaraan dan ketika berpapasan dengan mobil lain, laju kendaraan diperlambat dan memberi ruang agar bisa dilewati kendaraan.

Karena kawah putih ini berada di Gunung Patuha, maka sepanjang jalan banyak ditemui pepohonan yang besar dan tinggi, sehingga kita berjalan seperti sedang membelah hutan belantara.

Kendaraan roda empat yang aku naiki akhirnya berhenti juga di area parkir yang berada diatas. Sebelum perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki ada baiknya untuk mampir ke toilet umum untuk menyegarkan muka dan bagi yang ingin shalat ada masjid kecil disana.

Perlu diingat di area kawah putih ini penjual dan pedagang asongan makanan dilarang untuk menjajakan makanan di area ini, karena dikhawatirkan akan mengotori kawasan wisata ini dengan sampah. Dan bagi yang kelupaan tidak membawa masker karena bau belerang yang menyegat, ada baiknya untuk membeli masker disana yang dihargai Rp. 5.000,- perbuah.

Menuruni anak tangga setahap demi setahap untuk mencapai kawah putih dan subhanallah sungguh sangat indah. Konon kawah putih ini Kawah Putih berada di puncak Gunung Patuha, Jawa Barat yang merupakan gunung berapi tipe stratovolcano yang memiliki ketinggian 2.434m di atas permukaan air laut. Kawah Putih merupakan salah satu kawah Gunung Patuha yang terletak di bagian timur laut (SE), selain kawah kering yang berada lebih tinggi di bagian barat daya (NW). Kawah Putih lebih menyerupai danau dangkal dengan airnya yang berwarna putih kehijauan.

Danau Kawah Putih memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Air di danau kawahnya  dapat berubah warna, kadangkala berwarna hijau apel kebiru-biruan bila terik matahari dan cuaca terang, terkadang pula berwarna coklat susu. Paling sering terlihat airnya berwarna putih disertai kabut tebal di atas permukaan kawah. Selain permukaan kawah yang berwarna putih, pasir dan bebatuan di sekitarnya pun didominasi warna putih, oleh karena itu kawah tersebut dinamakan Kawah Putih


Karena kandungan belerang di danau kawah tersebut sangat tinggi, pada zaman pemerintahan Belanda sempat dibangun pabrik belerang dengan nama Zwavel Ontgining ‘Kawah Putih’. Kemudian pada zaman Jepang, usaha tersebut dilanjutkan dengan nama Kawah Putih Kenzanka Gokoya Ciwidey yang langsung berada di bawah penguasaan militer Jepang.

Sedikit informasi untuk menikmati obyek wisata ini disarankan tidak lebih dari lima belas menit, karena akan membuat mual, pusing, serta mengakibatkan mulut dan kerongkongan kering.



Tehnik Assessment Dalam Pekerja Sosial

TEKNIK ASSESSMENT DLM KONTEKS MASYARAKAT
Pengertian dan kedudukan assessment dalam proses pemecahan masalah
Assessment merupakan suatu langkah penting dlm proses pemecahan masalah. Assessment ini meliputi pengkajian tentang faktor-faktor penyebab, serta pengkajian dan pemahaman tetang apa yang dapat dilakukan/dirubah untuk meminimalkan atau pemecahan masalah ( Barker dalam Ashman, 1993).
  
Peksos melakukan pengkajian terhadap situasi masalah dalam situasional. Untuk memahami seseorang maka perlu pula memahami berbagai kekuatan yg mempengaruhi orang tersebut
Suatu masalah adalah unik. Masalah juga sangat dipengaruhi oleh konstelasi berbagai unsur yg saling berinteraksi serta saling memberi pengaruh. Dengan demikian maka pemberian makna atas suatu masalah atau kebutuhan tidak dapat direplikasikan untuk sistem lain.Pemahaman secara terindividualisasi terhadap permasalahan atau kebutuhan inilah yg membuat assessment dalam proses pemecahan masalah merupakan suatu tahapan yg amat penting

Siporin (1975) mendefinisikan assessment sbg suatu proses maupun produk dari pemahaman yg menjadi dasar bagi pelaksanaan suatu tindakan / intervensi.
Meenaghan dan Toomey (dlm Dubois, 1992) menerangkan bhw assessment merupakan suatu proses dinamis di mana klien bersama dg peksos menentukan dan bagaimana situasi masalah yg dihadapi. Tujuan assessment adalah utk memahami permasalahan atau kebutuhan masyarakat serta menentukan bagaimana cara mengurangi efek negatif dari masalah tsb.
Brunner (dlm Ashman, 1993) menerangkan bhw assessment diibaratkan sbg lilin yg menerangi kegelapan langkah. Dikatakannya pula bhw seseorang akan menghadapi situasi yg gelap dan tanpa dasar jika melakukan kegiatan tanpa dilandasi assessment.


Tujuan Assesment  (Max Siporin)
1. Identifikasi dan mengindividualisasikan masalah serta kebutuhan klien
2. Menentukan bentuk pertolongan yg spesifik.
3. Menemukan dasar pemikiran yg rasional bagi rencana intervensi
4. Menyepakati dan merumuskan bersama tentang realitas kesulitan dan makna serta respon klien terhadap  situasi yg dihadapinya dan kemungkinan tindakannya.
5. Menemukan faktor penyebab dan akibat masalah, dorongan dan perasaan yg berkembang sehingga tercipta fokus dan struktur pemahaman masalah bagi keperluan pemecahan.
6. Menyiapkan bentuk evaluasi terhadap situasi yg dihadapi.
7. Mempersiapkan perangkat administrasi program, bilamana suatu program dan tindakan telah diputuskan


12 Ciri-Ciri Wanita Setia

Apakah anda tau wanita setia itu seperti apa?? Mungkin anda bingung untuk menentukan ciri-ciri apa saja yang bisa mewakili wanita itu bisa disebut setia Apalagi bagi pria yang sedang mencari pasangan hidup kelak nanti. Oleh karena itu saya akan memberikan informasi  tentang 12 ciri-ciri wanita setia menurut pengamatan yang telah saya lakukan dilapangan. Berikut 12 ciri-ciri wanita setia :


 
1. Menerima apa adanya dan dan siapa anda
2. Tidak banyak menuntut dan mengeluh
3. Mendukung apapun yang akan kamu kerjakan
4. Selalu berusaha membuat anda bahagia
5. Memperlihatkan rasa Perhatian dan Pengertian.
6. Berusaha selalu ada untuk anda
7. Menolak atau menjauh ajakan teman yang anda tidak sukai
8. Anda dianggap tidak hanya jadi seorang pacar, melainkan Teman, Kakak, Saudara
9. Seorang wanita yang setia berusaha untuk tidak membuat anda cemburu dan sakit hati
10. Pemaaf dan Rendah hati
11. Jujur dan Terbuka memperlihatkan bahwa tidak ada yang disembunyikan sekecil apapun itu
12. Dia akan mencoba memberikan yangterbaik untuk anda..
 
tapi jangan manfaatkan hal ini dengan hal yang negatif !

Evaluasi


PENGERTIAN
Evaluasi merupakan rangkaian kegiatan untuk melihat kelebihan dan kekurangan/kelemahan yang terjadi  dalam memberikan pertolongan kepada klien. Tahap evaluasi merupakan suatu tahap untuk menilai atau melihat sampai seberapa jauh tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Untuk melakukan evaluasi, pekerja sosial perlu mengkaji tujuan yang telah ditentukan beserta indikator pencapaiannya. Dari indikator tersebut pekerja sosial dapat menyusun beberapa instrumen evaluasi.
 
Dengan evaluasi dapat dilihat tentang keberhasilan proses yg dilakukan serta memberikan respon konstruktif atas hasil evaluasi. Evaluasi terbagi menjadi :
Evaluasi proses : Suatu bentuk evaluasi untuk melihat apakah seluruh tahapan kerja atau prosedur pelayanan yang telah direncanakan dapat dilaksanakan secara lengkap. Evaluasi hasil : Suatu bentuk evaluasi untuk melihat dampak atau manfaat dari intervensi yang dilakukan.

TUJUAN
  • Mampu menguji keampuhan dan ketetapan alternatif
  • Pekerja sosial memonitor faktor-faktor keberhasilan dan kegagalan   untuk umpan balik bagi program selanjutnya
  • Memberikan dorongan bagi kegiatan baru Sebagai bahan untuk menyusun laporan kerja
 
FUNGSI EVALUASI
  • Peninjauan kembali atau pemahaman secara jelas tentang pencapaian.
  • Pertanggungjawaban profesional terhadap masyarakat / sistim klien.
  

SASARAN
  • Sistem klien
  • Diluar sistem
  • Pelaku perubahan 
 
PRINSIP-PRINSIP MELAKSANAKAN TUGAS MONEV: 
1.Pekerja sosial membuat penilaian yang berkaitan dengan variabel yang penting : kepribadian, 
   situasi, sistem ekologi secara menyeluruh
2.Pekerja sosial berusaha mencapai dua hal tujuan yang bersifat proses dan bersifat hasil.
3.Evaluasi didasarkan pada tujuan objektif dengan persetujuan klien
4.Ukuran-ukuran dan prosedur2 yg telah ditentukan harus realistis
5.Pekerja sosial perlu mewaspadai kontribusinya terhadap program intervensi yang diberikan  
   kepada klien
6.Mengkombinasikan pendekatan antara tugas dengan masalah yang akan ditangani.


PENILAIAN
Yang harus diperhatikan dalam penilaian :
1. Memerlukan indikator yg jelas dan operasional atau terukur
2. Objektif dan melibatkan klien
3. Pekerja sosial menyadari kontribusinya dalam proses pertolongan



Assesment (Pengungkapan dan Pemahaman Masalah)

TEKNIK ASSESSMENT DALAM KONTEKS MASYARAKAT 
Pengertian dan kedudukan assessment dlam proses pemecahan masalah
Assessment merupakan suatu langkah penting dlm proses pemecahan masalah. Assessment ini meliputi pengkajian tentang faktor-faktor penyebab, serta pengkajian dan pemahaman tentang apa yang dapat dilakukan / dirubah utk meminimalkan atau pemecahan masalah ( Barker dlm Ashman, 1993).

Peksos melakukan pengkajian terhadap situasi masalah dalam situasional. Untuk memahami seseorang maka perlu pula memahami berbagai kekuatan yg mempengaruhi orang tersebut. Suatu masalah adalah unik. Masalah juga sangat dipengaruhi oleh konstelasi berbagai unsur yg saling berinteraksi serta saling memberi pengaruh. Dengan demikian maka pemberian makna atas suatu masalah atau kebutuhan tidak dapat direplikasikan untuk sistem lain. Pemahaman secara terindividualisasi terhadap permasalahan atau kebutuhan inilah yang membuat assessment dalam proses pemecahan masalah merupakan suatu tahapan yang amat penting
Siporin (1975) mendefinisikan assessment sebagai suatu proses maupun produk dari pemahaman yg menjadi dasar bagi pelaksanaan suatu tindakan / intervensi. Sedangkan Minaghan dan Toomey (dlm Dubois, 1992) menerangkan bhw assessment merupakan suatu proses dinamis di mana klien bersama dg peksos menentukan dan bagaimana situasi masalah yg dihadapi. Tujuan assessment adalah untuk memahami permasalahan atau kebutuhan masyarakat serta menentukan bagaimana cara mengurangi efek negatif dari masalah tersebut. Brunner (dlm Ashman, 1993) menerangkan bahwa assessment diibaratkan sebagai lilin yang menerangi kegelapan langkah. Dikatakannya pula bahwa seseorang akan menghadapi situasi yang gelap dan tanpa dasar jika melakukan kegiatan tanpa dilandasi assessment.
 
Tujuan Assesment  (Max Siporin): 
  1. Identifikasi dan mengindividualisasikan masalah serta kebutuhan klien 
  2. Menentukan bentuk pertolongan yg spesifik.
  3. Menemukan dasar pemikiran yg rasional bagi rencana intervensi 
  4. Menyepakati dan merumuskan bersama tentang realitas kesulitan dan makna serta respon klien  
      terhadap situasi yg dihadapinya dan kemungkinan tindakannya.
  5. Menemukan faktor penyebab dan akibat masalah, dorongan dan perasaan yg berkembang sehingga  
      tercipta fokus dan struktur pemahaman masalah bagi keperluan pemecahan.
  6. Menyiapkan bentuk evaluasi terhadap situasi yg dihadapi. 
  7. Mempersiapkan perangkat administrasi program, bilamana suatu program dan tindakan telah diputuskan.

Karakteristik Assessment Masyarakat
Johnson (1989) menjelaskan karakteristik assessment:
Assessment merupakan suatu proses yang berkelanjutan
   1. Assessment memiliki dua sisi pandang sekaligus
  2. Assessment merupakan suatu proses timbal balik yang melibatkan masyarakat maupun pekerja sosial  
      sekaligus
  3. Adanya pergerakan dalam proses assessment
  4. Assessment memuat penjelasan vertikal maupun horisontal
  5. Assessment membutuhkan landasan pengetahuan secara memadai
  6. Assessment diarahkan untuk mengidentifikasi serta memahami kebutuhan/masalah dalam situasi  
      kehidupan, mendefinisikan permasalahan yang dihadapi, serta menjelaskan pola maupun makna dari  
      situasi ayng dihadapi
  5. Assessment merupakan proses yang terindividualisasi
  6. Penilaian, analisis, serta interpretasi merupakan unsur yang sangat penting dalam assessment.

Tahapan Kerja dlm Melakukan Assessment Masyarakat
Warren & Warren (dlam Ashman, 1993):
  1.Tahap pertama adalah memahami lingkungan ketetanggaan
  2. Tahap kedua adalah memahami wilayah masyarakat  serta bagaimana karakteristik penduduknya
  3. Tahap ketiga adalah melakukan identifikasi atas kekuatan2 masyarakat
  4. Tahap keempat adalah komunikasi serta interaksi secara intensif dg warga masyarakat / kelompok  
      sasaran.

PEDOMAN ASSESSMENT MASYARAKAT
Informasi tentang Latar Belakang
 a. Sejarah / latar belakang masyarakat (sepanjang dianggap  relevan)
  b. Batasan geografis.  Gambarkan batasan geografis wilayah: berbatasan dg desa  apa, kecamatan apa,  
      bagaimana kondisi geografis wilayah  tersebut, dsb.
  c. Perkembangan masyarakat. Gambarkan kondisi masyarakat dari segi perkembangannya, misalnya :   
      maju, berkembang, terbelakang, terisolir. Gambarkan pula mengapa hal itu terjadi.

Komponen Khusus dalam Masyarakat
Karakteristik demografi.

 1. Gambarkan bagaimana komposisi penduduk berdasarkan usia, pendidikan, pekerjaan, status  
     perkawinan, kepadatan penduduk, pertumbuhan penduduk.

 2. Struktur ekonomi.
    Gambarkan berbagai lembaga atau institusi ekonomi yg ada dlm masyarakat, misalnya : perusahaan,   
     industri, koperasi, pasar, badan usaha milik desa, bank, dll.

 3. Kondisi perumahan.
     Gambarkan kondisi perumahan secara umum, misalnya: permanen, semi permanen, jarak antar rumah,  
     kondisi air bersih, saluran limbah lingkungan, keadaan rumah.

 4. Tingkatan pendapatan penduduk.
     Gambarkan bagaimana pendapatan rata-rata penduduk, pemerataan pendapatan, kondisi,  
      perekonomian.
 
 5. Struktur kepemimpinan.
     Gambarkan bgm struktur kepemimpinan masy, baik formal seperti perangkat desa, maupun non formal   
     (alim ulama, tokoh pemuda,  tokoh perempuan dll)
 
  6. Sistim nilai budaya.
      Gambarkan bgm tradisi, kebiasaan, budaya, norma-manor masyarakat, bagaimana sistim kontrol sosial   
      atas penyimpangan nilai, kehidupan beragama, dsb.

  7. Sistim pengelompokan masyarakat.
      Gambarkan berbagai pengelompokan masy  berdasarkan  pekerjaan (kelompok tani,  pedagang,  
      pengrajin, dsb.),  berdasarkan tingkat ekonomi, keagamaan, tradisi, kelompok yg  memberikan sistim    
      dukungan alamiah, maupun  pengelompokan laini (arisan, pkk), pengelompokan berdasarkan tempat    
      tinggal, keolahragaan, kepemudaan dan sebagainya.

 8.  Sistim pelayanan kesejahteraan sosial
      Gambarkan sistim pelayanan sosial yg ada di masyarakat, baik  formal, nonformal, pemerintah, swadaya 
       masyarakat, maupun bantuan NGO atau LSM yang ada atau yang sedang bekerja dalam masyarakat.

 9. Kemungkinan menerima perubahan
   Gambarkan bagaimana keterbukaan masyarakat terhadap perubahan, gambarkan kondisi-kondisi yg   
    menunjang   perubahan (sistim komunikasi, sikap masyarakat, motivasi, semangat untuk  
    mengembangkan  desa, partisipasi, tingkat pendidikan, dsb)

Kehidupan Interaksi Sosial Masyarakat
Gambarkan bagaimana kehidupan kerjasama, komunikasi antar anggota, keeratan hubungan antar anggota masyarakat, selain itu adakah konflik yang terjadi antar kelompok masyarakat, serta bagaimana penyelesaian konflik tersebut. Kehidupan interaksi sosial masyarakat ini merupakan dinamika kehidupan sosial masyarakat yangg nampak melalui berbagai aktivitas keseharian.

Identifikasi Sumber.
Gambarkan bgm ketersediaan serta kondisi sumber daya yg ada (sumber manusia, alam, material nonmaterial, finansial)

Masalah Utama yg Nampak
Gambarkan bagaimana permasalahan sosial yang nampak (kriminalitas, kekumuhan, kemiskinan, kesenjangan, penindasan, tingginya kematian ibu dan anak, pengangguran, buruknya kesehatan lingkungan, tingginya angka perceraian, penyakit menular, konflik sosial antar kelompok, rendahnya kerjasama antar warga, organisasi sosial kemasyarakatan yang tidak terkelola dengan baik, rendahnya partisipasi kelompok usia sekolah dalam pendidikan, serta masalah-masalah lain yg nampak melalui pengamatan lapangan)
Gambarkan bagaimana upaya yg telah dilakukan untuk mengatasi masalah dan bagaimana mekanisme pemecahan masalah tersebut.
Gambarkan bagaimana hasil yang telah dicapai sehubungan dengan pemecahan masalah yang telah dilakukan, gambarkan apa penyebab kegagalan yang dialami, bagaimana reaksi masyarakat terhadap upaya pemecahan yang pernah dilakukan.

Pernyataan Evaluatif / Diagnostik
Lakukan pengkajian / analisis secara mendalam atas semua data atau informasi yg telah terkumpul, kemudian simpulkan dalam bentuk pernyataan evaluatif secara jelas, misalnya evaluasi kondisi masyarakat, evaluasi masalah / kebutuhan masyarakat, evaluasi sistim sumber, serta sistim pelayanan yang dapat digunakan interaksi sosial masyarakat dsb.
Pengkajian / analisis dalam assessment ini harus selalu dilakukan dengan peranserta aktif serta intensif dari anggota masyarakat.